Gagal

Maaf Anda telah memasukkan alamat email yang tidak valid !

Kisah Inspiratif: Tawon dan Burung Elang

Copy to clipboard copy-link
Kisah Inspiratif: Tawon dan Burung Elang
Pada suatu pagi yang cerah di antara pepohonan rindang, nampak seekor burung elang bermata tajam yang tengah beristirahat di dahan pohon. Setelah sekian lama berada di dahan tersebut, pandangannya tertuju pada segerombolan tawon dengan kesibukan aktivitasnya. Maksud hati ingin mengamati apa yang dilakukan tawon-tawon itu, Sang Elang pun memutuskan untuk hinggap di dahan selama beberapa hari. 


Nampaklah seekor tawon yang terbang dengan lincah menuju satu bunga ke bunga lain di hutan untuk menghisap madu lantas kembali ke sarangnya memberikan sari madu, begitulah aktivitas ini dilakukan secara berulang setiap harinya. Penasaran dengan kegiatan tawon, Sang Elang pun menyapa seekor tawon yang kebetulan terbang di dekatnya,


"Hai tawon, apa yang sebenarnya tengah kamu dan teman-temanmu lakukan? Kamu sibuk terbang dari satu bunga ke bunga lainnya, sedang apakah gerangan?"


Tawon pun menjawab,


"Aku dan teman-temanku sedang membuat sarang,''


"Aku tidak mengerti, untuk apa kalian membuat sarang berukuran besar seperti itu? Umur kalian khan pendek. Mengapa tidak membuat sarang dengan ukuran lebih kecil, bukankah itu hanya membuang-buang tenaga? Nikmatilah kehidupan kalian yang singkat,"


"Umur kami memang tergolong singkat tidak seperti dirimu. Akan tetapi, justru waktu singkat ini tidak boleh kami sia-siakan begitu saja,"


"Untuk apa sarangmu harus diselesaikan cepat-cepat, toh kamu akan segera mati. Maka, kamu pun tidak bisa menikmati sarang yang telah dibuat dengan susah payah."


"Hahaha, tuan elang yang gagah dan berumur panjang, kasihan sekali caramu berpikir. Justru umur kami yang singkat inilah yang harus kami hargai dengan sungguh-sungguh. Kami memang makhluk kecil dan berumur pendek tetapi kami bangga dan bahagia karena bisa berarti bagi makhluk lain yaitu dengan memberi semua hasil kerja keras yang telah dilakukan seumur hidup kami. Itulah arti keberadaan kami," pungkas tawon kecil sambil terbang berlalu.


Mendengar ucapan tawon kecil, si burung elang terdiam. Ia tidak mampu berkata-kata lagi dan bersombong diri. Ternyata di balik penampilan makhluk yang kecil dan berumur pendek, kehidupan mereka pun memiliki arti tersendiri.


Sobat Souja, 


Panjang atau pendeknya usia makhluk hidup merupakan misteri alam. Tak ubahnya manusia, kita tidak akan pernah tahu kapan usia berakhir. Optimalkan apa yang bisa kita lakukan, optimis, senantiasa produktif dan bersemangat dalam menjalani kehidupan!
Elin Septianingsih

Elin Septianingsih

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel