Gagal

Maaf Anda telah memasukkan alamat email yang tidak valid !

Kisah Inspirasi : Jadi Pemeran Pengganti Itu Butuh Nyali Yang Besar

Copy to clipboard copy-link
Kisah Inspirasi : Jadi Pemeran Pengganti Itu Butuh Nyali Yang Besar

Hei Sobat Souja, Deswyn Pesik berkelahi dengan Baim Wong. Hidungnya mengeluarkan darah segar. Dia kena pukulan Baim saat adegan perkelahian di film ' Jakarta Under Cover' besutan Fajar Nugros. Namun Deswyn tak mau berhenti dalam adegan perkelahian itu. Dia terus melanjutkan perannya menjadi lawan Baim Wong hingga tuntas. Begitu gambaran seorang pemeran pengganti dalam sebuah adegan film atau sinetron. Bukan tanpa sebab, jika sedang apes anggota tubuh seperti tangan dan kaki bisa patah.

 

Bahkan dua orang pemeran pengganti dalam film 'The Expendables 2 ' tewas saat menjalani adegan ledakan. Film itu dibuat oleh Sylvester Stallone.

 

"Karena menurut saya adegannya sudah bagus, jadi sayang kalau sampai di cut," ujar Deswyn saat berbincang dengan merdeka.com, Kamis pekan kemarin. Deswyn adalah salah satu pemain peran pengganti cukup terkenal. Dia sudah memainkan perannya sebagai pemeran pengganti di beberapa film layar lebar. Salah satunya di Film Jakarta Under Cover. 

 

"Soalnya kalau diulang pun adegannya, jangan-jangan nanti enggak sebagus ini atau malah bisa berdarah lagi," kata Daswyn menegaskan. 

 

Menjadi seorang pemeran pengganti atau biasa di sebut Stuntman memang membutuhkan keahlian dalam berakting. Biasanya, peran ini diperlukan dalam film laga maupun adegan berbahaya. Misal dalam adegan ledakan, tabrakan atau saat terperosok dari jurang.

 

Deswyn mencontohkan salah adegan biasanya diperankan oleh Stuntman. Adalah adegan berisiko tinggi yaitu jatuh dari ketinggian untuk mendarat di atas mobil. Untuk melakukan adegan ini, diperlukan perhitungan waktu yang tepat. Sebab kalau salah perhitungan, bisa-bisa nyawa melayang. 

 

"Karena kalau kita terlambat atau terlalu cepat sedikit saja, maka stuntman itu bisa tertabrak mobil atau bahkan jatuh di atas aspal," ujar Deswyn.

 

Pria yang dikenal sebagai koordinator Stunt Fighter Community (SFC) ini menuturkan jika buat melakoni peran tersebut dirinya terlebih dulu berkoordinasi dengan sutradara. Setalah sutradara menjelaskan adegan kan akan di mainkan, stuntman harus memperhitungkan resiko yang bakal di hadapi. Termasuk juga mempelajari narasi cerita dari film itu. Namun biasanya, para pemeran pengganti ini menurut Daswyn, akan memberikan alternatif adegan kepada sang sutradara. Tujuannya adalah menghasilkan kualitas gambar bagus tanpa harus melakukan pengambilan adegan berulang-ulang. 

 

"Koordinasi dengan pihak sutradara harus kita lakukan secara baik," ujarnya.

Rizal Aditya

Rizal Aditya

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel