Gagal

Maaf Anda telah memasukkan alamat email yang tidak valid !

Scroll To Continue With Content
https://www.sambilanku.id/mce/register

Menurut Kalian Anda Memilih Iya Atau Tidak Menikah Di Usia Yang Masih Muda?

Copy to clipboard copy-link
Menurut Kalian Anda Memilih Iya Atau Tidak Menikah Di Usia Yang Masih Muda?

Banyak pro dan kontra untuk menikah di usia muda. Alasan-alasan yang paling muncul tentunya usia biasanya menggambarkan kematangan seseorang untuk bisa menghadapi masalah saat melangkah ke jenjang yang lebih serius, alasan lain yang paling mudah, klise namun mendasar adalah cinta, dan rasa saling perhatian. Kehidupan pernikahan tidaklah semudah yang kamu bayangkan. 


Ketika kita mempertimbangkan alasan-alasan yang kuat untuk menyatakan siap menikah di usia muda , beberapa alasan kontra tentu tak bisa dilupakan begitu saja. Setelah pesta pernikahan usai, saatnya tantangan sesungguhnya harus dihadapi. Pasangan muda belum memiliki pengalaman sama sekali dalam menangani masalah-masalah besar saat berkeluarga. Banyak orang yang menyangsikan kedewasaan pasangan muda dalam melihat masalah, determinasi dalam menghadapi rintangan yang datang dan banyak hal lain yang merujuk pada ketakutan usia pernikahan yang tak akan berlangsung lama karena hanya pikir pendek saja. Namun jika kita berpikir lagi tentang hal ini, tak ada seorangpun yang dapat memersiapkan diri pada masalah yang tiba-tiba datang berapapun usianya. 


Kuncinya adalah kemauan untuk belajar dan saling mengerti. Pasangan akan mulai memahami pasangannya ketika menjalani kehidupan bersama dan itu hanya bisa dilakukan ketika pernikahan telah dimulai dari titik nol. Hal lain yang sering jadi masalah adalah, pasangan muda dinilai masih banyak memikirkan keinginannya sendiri. Padahal pernikahan adalah perihal hidup bersama. Karenanya waktu untuk diri sendiri dan keluarga harus dibagi dengan seimbang, bahkan akan lebih baik jika lebih banyak memberikan waktu pada keluarga. 


Keinginan masa muda untuk bersenang-senang mendatangi konser musik setiap malam atau berbelanja harus ditekan. Isu untuk berkomitmen mungkin terasa berlebihan bagi pasangan muda. Komitmen termasuk keinginan untuk berkorban demi pasangan. Banyak pasangan muda yang jatuh cinta dan melakukan berbagai hal untuk pasangan, namun ketika sudah menikah komitmen tersebut mulai surut. Saatnya kamu mulai untuk belajar. Kesalahan pasti terjadi, namun tak lantas jadi masalah yang menghentikan kamu dalam menjalankan pernikahan. Dengan menjalani proses tersebut bersama pasangan, pastikan kamu dan pasangan berkomitmen untuk menjadi orang yang lebih baik dan berjanji untuk tak mengulanginya.


Selain itu, keuntungan jadi orang yang masih muda adalah kamu punya banyak waktu untuk memperbaiki diri. Jadi sudah siapakah kamu untuk menikah?

 

Rizal Aditya

Rizal Aditya

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel

https://www.sambilanku.id/mce/register