Gagal

Maaf Anda telah memasukkan alamat email yang tidak valid !

Scroll To Continue With Content
https://www.sambilanku.id/mce/register

Kisah Inspiratif: Membangun Kemenangan

Copy to clipboard copy-link
Kisah Inspiratif: Membangun Kemenangan
Lebih dari 2500 tahun silam, Sun Tzu membuat kitab perang yang sangat melegenda, 13 Bab Strategi Perang. Sebenarnya, intinya hanya satu: Menang secara total! Namun, Sun Tzu menciptakan kitab perang tersebut sejatinya bukan untuk menindas apalagi merampas hak orang lain. Ia justru menciptakan itu dengan tujuan sangat mulia, meminimalkan risiko jumlah korban nyawa. Bahkan, kalau perlu, jangan sampai darah menetes. Itulah sebabnya, inti dari kitab tersebut menyajikan pemikiran yang mendalam sehingga hasilnya 100 kali berperang, 100 kali meraih kemenangan!


Karena keluarbiasaannya itulah, Strategi Perang Sun Tzu mampu melewati batas zaman. Bahkan, hingga kini, apa yang diajarkan tersebut dapat diimplementasikan dalam berbagai bidang. Sebab, sejatinya, hidup berisikan pertempuran demi pertempuran. Baik pertempuran melawan musuh di ajang kompetisi, maupun menghadapi musuh dalam diri sendiri. Karena itu, jika ingin sukses, ingin meraih kemenangan di setiap pertempuran, kita harus mampu menciptakan faktor kemenangan. Inilah inti ajaran utama Sun Tzu. Yakni, agar bisa menang secara menyeluruh, maka kita harus mampu membangun kekuatan kemenangan.


Untuk mencapainya, ada dua hal yang bisa dilakukan. Pertama, memaksimalkan dan meningkatkan kekuatan diri. Kedua, melemahkan atau menjinakkan kekuatan lawan. Maka, untuk melakukan kedua hal tersebut, ada beberapa proses yang harus dilewati.


1. Pembenahan. Kita mengevaluasi segala kekuatan dan kelemahan, serta kesempatan dan ancaman yang mungkin terjadi. Dengan analisis yang mendalam, kita bisa segera melakukan perbaikan dan pembenahan agar memiliki daya saing yang tinggi.


2. Pembelajaran tanpa henti. Proses dalam perjuangan untuk memenangkan persaingan pasti melewati berbagai rintangan. Itulah saat kita selalu belajar demi menambah ilmu dan kekuatan diri.


3. Mengambil tindakan. Semua yang telah kita rencanakan, berdasar analisis yang dilakukan, harus disegera dijadikan gerakan. Sebab, tanpa tindakan, semua itu hanya akan sia-sia belaka.


4. Menikmati dan mensyukuri. Apa pun yang telah kita capai, harus kita nikmati dan syukuri. Sebab, dengan berkat itulah, kita akan selalu memiliki kelapangan jiwa dan kebesaran hati untuk tetap melakukan yang terbaik, terutama dalam menghadapi tantangan berikutnya. Karena, semua proses itu pasti akan terus berputar, kembali ke titik awal. Maka, semuanya harus dicermati agar kita terus mampu melakukan pembenahan.


Begitulah, Sun Tzu mengajarkan pembenahan terus-menerus agar mampu meraih kemenangan mutlak. Mulai dengan membuat cara baru, sikap baru, suasana baru, hingga pemikiran baru. Perlu selalu memiliki nilai lebih agar kita mampu terus meraih sukses di tengah ketatnya arena persaingan.


Sumber: Andriewongso.com


Elin Septianingsih

Elin Septianingsih

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel

https://www.sambilanku.id/mce/register