Gagal

Maaf Anda telah memasukkan alamat email yang tidak valid !

Scroll To Continue With Content
https://www.sambilanku.id/mce/register

Marinir Rusia Tewas Diserang Pemberontak Rusia

Copy to clipboard copy-link
Marinir Rusia Tewas Diserang Pemberontak Rusia
Pihak militer Rusia mengatakan anggota marinir tersebut merupakan bagian dari tim yang diutus menggunakan dua helikopter Mi-8. Namun, mereka justru diserang oleh para pemberontak di bagian utara Suriah. 
 
 
“Saat operasi berlangsung, salah satu helikopter ditembaki. Helikopter itu rusak dan mendarat darurat di wilayah netral. Namun, salah seorang anggota infanteri angkatan laut tewas,” kata Letnan Jenderal Sergey Rudskoy, pejabat militer Rusia. 

 

Rudskoy menambahkan, helikopter yang rusak terimbas tembakan mortir. Segera setelah kejadian itu, tim tersebut bertolak ke pangkalan udara Humaymim dekat Latakia, Suriah. 

Kubu pemberontak Suriah mengklaim telah meledakkan helikopter Rusia tersebut dengan rudal anti-tank. Rekaman kejadian itu dirilis kemudian. 
Adapun nasib awak pesawat tempur Rusia belum diketahui. Kubu pemberontak dilaporkan menembak salah satu dari dua awak ketika mereka melontarkan diri dari pesawat yang jatuh. 
 
 
Sebelumnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengecam keras penembakan atas pesawat Rusia hingga jatuh di perbatasan Turki-Suriah. 
Dia menggambarkan penembakan itu sebagai 'tikaman dari belakang' yang dilakukan oleh 'kaki tangan teroris'. 
Menurutnya, pesawat Su-24 itu ditembak pada ketinggian 6.000 meter dengan rudal udara ke udara oleh pesawat tempur F-16 Turki, sekitar 1km dari perbatasan Turki. 

Turki menegaskan pesawat tempur mereka menembak pesawat Rusia itu setelah mendapat peringatan melanggar ruang udara Turki. 

 

“Semua pihak harus menghormati hak Turki melindungi perbatasannya,” kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Pernyataan Erdogan disokong Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Jenderal Jens Stoltenberg.
 “Kami berdiri dengan solidaritas bersama Turki serta mendukung integritas wilayah sekutu NATO kami, Turki,” kata Stoltenberg.
Sejauh ini, Moskow membantah pesawatnya pernah memasuki wilayah Turki.

Rizal Aditya

Rizal Aditya

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel

https://www.sambilanku.id/mce/register