Gagal

Maaf Anda telah memasukkan alamat email yang tidak valid !

5 Alasan Berat Badan Malah Naik Selama Puasa, Kok Bisa?

Copy to clipboard copy-link
5 Alasan Berat Badan Malah Naik Selama Puasa, Kok Bisa?

Sobat Souja, bulan Ramadan merupakan waktu yang sangat penting bagi umat Islam. Selain untuk ibadah, bulan Ramadan juga dimanfaatkan oleh muslim yang ingin menurunkan berat badannya. Bagaimana tidak, kita berpuasa selama 12 jam lebih sehingga memungkinkan lemak digunakan sebagai cadangan energi untuk proses metabolisme.

Sayangnya, tidak sedikit dari kita yang kurang tepat dalam memanfaatkan bulan puasa ini untuk menurunkan berat badan. Bukannya turun, tetapi berat badan malah naik dari sebelumnya. Kok bisa?

  1. Konsumsi makanan tinggi kalori 

 

Siapa yang tidak suka takjil? Berbagai macam makanan mulai dari jajanan pasar, gorengan, hingga es yang menyegarkan tersedia di pinggir jalan untuk menemani buka puasa kita. Apalagi setelah seharian menahan lapar, rasanya terlalu menggiurkan untuk dilewatkan.

Sayangnya, banyak dari kita yang lebih menyukai gorengan dan sirop yang memiliki kalori lebih tinggi dibanding dengan makanan berat. Studi menemukan bahwa konsumsi makanan dan minuman kita ketika bulan Ramadan meningkat daripada bulan biasanya. Bahkan, konsumsi makanan berlemak dan manis juga meningkat pada bulan ini. Alhasil, tidak sedikit juga umat Islam mengalami kenaikan berat badan selama bulan Ramadan.

  1. “Balas dendam” saat buka puasa

 

Berbuka puasa menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Bagaimana tidak? Setelah seharian harus menahan untuk tidak makan dan minum, akhirnya kita bisa memanjakan lidah dengan menyantap berbagai macam makanan dan minuman.

Sayangnya, tidak hanya perut saja yang lapar, mata pun juga. Apa yang terlihat oleh mata rasanya ingin sekali kita santap. Akhirnya, kita memasukkan berbagai macam makanan dan minuman ke dalam perut, baik itu camilan maupun makanan berat. Hal ini tidak hanya menyebabkan kenaikan berat badan, tetapi juga bisa membahayakan lambung karena kerjanya akan menjadi lebih keras.

Padahal, Rasulullah SAW telah mengajarkan kita untuk makan secukupnya, yaitu untuk mengisi perut dengan sepertiga makanan, sepertiga air, dan sepertiga udara. Masih ada hari esok untuk kita mencicipi makanan yang kita inginkan. 

  1. Malas bergerak 

 

Siapa yang selama puasa bawaannya ingin tiduran saja? Rasanya tubuh lebih lemas dari biasanya karena kita harus menghemat energi agar tetap kuat.Selama puasa, tubuh rasanya menjadi lebih mudah lelah dan tidak berenergi, sehingga banyak orang yang melewatkan olahraga. Padahal mereka tidak melewatkan waktu sahur juga, lo!

Ibadah puasa bukanlah sebuah halangan untuk beraktiviras dan aktif bergerak, seperti olahraga. Malahan, tubuh kita akan jadi lebih sehat dan berat badan kita juga akan terkontrol. Untuk itu, penting untuk mengonsumsi makanan yang padat nutrisi terutama protein dan serat, serta menjaga hidrasi tubuh agar kuat dalam beraktivitas.

  1. Kurang minum air putih

 

Saat puasa, tubuh kita akan kehilangan banyak sekali cairan tubuh. Jika dibiarkan, akan berakibat buruk bagi kesehatan mulai dari yang ringan hingga berat. Salah satu dampaknya adalah dehidrasi.Selain menyebabkan dehidrasi, kurang minum air putih dapat menyebabkan kita makan terlalu banyak. Ini karena perut belum merasa kenyang sehingga tubuh mengirim sinyal lapar pada otak. Padahal, dengan minum air putih yang cukup dapat membantu menekan rasa lapar.

  1. Melewatkan sahur

 

Sebenarnya, sahur ini sunah. Artinya tidak dilakukan tidak apa-apa, tetapi dilakukan akan lebih bagus karena akan memperkuat kita selama puasa. Ada banyak keutamaan sahur, salah satunya adalah membantu kita dalam menjalankan ibadah puasa, sehingga kita tetap bisa beraktivitas seperti biasanya.

Sayangnya, bangun untuk melakukan sahur cukup challenging. Biasanya kita bangun sekitar pukul 4 atau 5 pagi untuk melaksanakan salat subuh. Namun, untuk sahur, kita harus bangun lebih awal agar tidak makan dan minum dengan terburu-buru. Selain itu, apabila kita melewatkan sahur, kita jadi lebih mudah lapar dan lemas. Hal ini dapat menyebabkan kita kalap makan saat buka puasa.Itulah beberapa alasan kenapa berat badan kita malah naik saat bulan Ramadan. Agar makin sehat, ayo kita lebih aktif dan mengontrol diri agar lebih baik lagi.

Gabrielle

Gabrielle

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel