Gagal

Maaf Anda telah memasukkan alamat email yang tidak valid !

5 Tips Biar Berat Gak Naik Setelah Ramadan, Buka Secukupnya!

Copy to clipboard copy-link
5 Tips Biar Berat Gak Naik Setelah Ramadan, Buka Secukupnya!

Sobat Souja, siapa yang berat badannya sering naik banyak setelah bulan Ramadan? Memang, makanan jadi terasa lebih nikmat setelah hampir seharian kita menahan diri untuk tidak makan dan minum. Alhasil, kita jadi kalap makan saat buka puasa, apalagi pada masa ini kita biasanya tidak seaktif biasanya.

Nggak heran kalau berat badan kita menjadi naik dari sebelumnya selama bulan Ramadan. Yuk, lakuin hal ini biar berat badanmu nggak (makin) bertambah usai Ramadan nanti!

  1. Makan secukupnya 

 

Berpuasa mengajarkan kita untuk menahan hawa nafsu, dan itu juga berlaku saat berbuka puasa. Makan makanan yang berlebih dan terlalu cepat hanya akan membuat perut kita terasa sesak dan malas untuk melakukan ibadah selanjutnya, misalnya tarawih dan tadarus.

Nggak cuma itu, gangguan pencernaan juga bisa kita alami kalau makan terlalu banyak. Bisa jadi perut akan merasa begah, nyeri, mual, dan kembung. Untuk itu, makanlah sedikit-sedikit dan berhentilah sebelum kenyang.

  1. Penuhi kebutuhan gizi 

 

Meskipun kita sedang berpuasa, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan gizi harian, ya. Pastikan kebutuhan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral selalu terpenuhi. Baik makronutrien maupun mikronutrien memiliki peranan yang berbeda-beda bagi tubuh kita.

Memenuhi kebutuhan gizi tidak hanya bermanfaat untuk sekadar mengenyangkan, tetapi juga membantu kinerja dan metabolisme tubuh lebih optimal sehingga kesehatan kita juga ikut meningkat. Kalau kebutuhan nutrisi masih kurang, pertimbangan konsumsi suplemen tambahan. Amannya, konsultasikan dulu dengan dokter.

  1. Tetap minum air putih sebanyak 8 gelas per hari

 

Saat berpuasa, sering kali kita akan merasakan dehidrasi karena tidak bisa langsung minum saat haus. Oleh karena itu, ada beberapa trik yang harus kita lakukan agar tubuh tetap terhidrasi selama puasa.

Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan merekomendasikan untuk minum air putih setelah bangun tidur, setelah sahur, saat berbuka puasa, setelah salat maghrib, setelah makan malam, setelah salat tarawih, setelah salat isya, dan sebelum tidur, masing-masing satu gelas. Dengan begitu, kebutuhan air putih bisa terpenuhi dan tubuh tetap terhidrasi.

  1. Tidak langsung tidur setelah makan berat 

 

Perut kenyang memang bikin kita cepat mengantuk. Ada aturanny, lo, tentang durasi dari makan ke tidur. Kamu mungkin bertanya-tanya, berapa sih jeda waktunya terutama yang sahurnya tengah malam. Menurut Verywell Health, jarak waktu dari makan ke tidur kurang lebih 2-3 jam agar sistem pencernaan kita bisa memproses makanan yang sudah masuk hingga ke usus halus. Waktu makan yang mepet dengan waktu tidur kita bisa membuat asam lambung naik sampai ke kerongkongan yang menimbulkan sensasi terbakar pada dada.

  1. Tetap sahur biar nggak lemas

 

Dilansir The Healthy Muslims, agar dapat menahan rasa lapar selama berpuasa, kita dianjurkan untuk melakukan sahur. Bahkan, ini termasuk sunah. Mungkin kita bakal kuat tidak sahur, tetapi kita juga akan lemas seharian. Akibatnya, kita nggak bisa melakukan apa pun karena tidak punya cukup energi.

Biar awet kenyangnya, makanan yang tinggi serat dan protein sangat dianjurkan karena bisa membuat kenyang terasa lebih lama. Namun, jangan lupa juga untuk memperhatikan kebutuhan gizi lainnya, ya.

  1. Jangan malas berolahraga

 

Kata siapa kalau puasa nggak bisa olahraga? Bisa, kok! Tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum berolahraga.

Saat puasa, cadangan energi dan akses mengonsumsi makanan sangat terbatas. Agar tidak mudah lelah dan energi tetap awet hingga waktu berbuka, sebaiknya kita memilih olahraga yang ringan hingga sedang. Misalnya, kamu yang biasanya lari 5 km diganti menjadi 3 km atau jalan kaki saja, atau yang biasanya angkat beban 3 set dikurangi menjadi 2 set.

Untuk waktu olahraga sendiri, juga dianjurkan mendekati jam makan yakni antara sebelum sahur, sebelum berbuka, ataupun setelah berbuka puasa. Tujuannya agar kita bisa langsung mengisi energi yang sudah terpakai saat olahraga tadi. Namun ingat, jangan terlalu banyak makan agar saat salat tarawih nanti tidak mengantuk, ya.

Itulah tips berpuasa yang bisa kita terapkan selama bulan Ramadan biar berat badan nggak naik. Tidak hanya berpengaruh terhadap berat badan saja, tetapi juga berdampak baik bagi kesehatan kita. Yang terpenting, niatkan semua itu untuk ibadah agar esensi dari puasa Ramadan tidak hilang. Semoga puasa kita semua lancar, ya!

Gabrielle

Gabrielle

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel