Tips Mengendalikan Amarah di Tempat Kerja

Copy to clipboard copy-link
Tips Mengendalikan Amarah di Tempat Kerja

Sobat Souja, siapa sih yang gak pernah marah? Marah merupakan perasaan yang lumrah dikeluarkan oleh setiap orang, apalagi di tempat kerja. Tempat dengan banyak tuntutan membuat orang merasa lelah dan marah biasanya menjadi puncaknya. Namun, kita harus tetap mempertahankan profesionalitas dan etos kerja meskipun kita merasa marah akan sesuatu di tempat kerja. Penting untuk kita tahu bagaimana mengendalikan rasa marah itu, mau tahu caranya?

  1. Bernapas dalam-dalam dan hitung sampai 10

Saat marah, kamu pasti ingin meluapkan kemarahan dan berteriak. Teriakan itu bisa diluapkan dalam bentuk pernapasan dan berhitung sampai 10. Saat kita fokus untuk bernapas, kita bisa merenungkan sejenak situasi yang ada. Hal ini memang tidak menghapus stres, tetapi bisa memberikan jeda sejenak sebelum mengeluarkan kata-kata yang akan disesali kelak. Kesempatan bernapas ini juga sekaligus menata kata-kata yang akan disampaikan.

  1. Tuliskan kemarahan itu tetapi jangan disampaikan langsung

Meluapkan rasa marah bukan berarti kita harus menyampaikan secara langsung. Melepaskan emosi bisa kita luapkan dengan kata-kata yang kita tuliskan ke secarik kertas. Setelah menuliskan kata-kata itu dan rasa marah sudah hilang, rusaklah barang bukti kemarahan itu. Hal ini menandakan bahwa kamu sudah selesai atas rasa marah itu dan melepaskannya.

  1. Mendiskusikan dengan rekan kerja terdekat

Di kantor, kalau bisa punya satu orang yang bisa dipercaya. Teman kerja ini akan berguna untuk mendiskusikan segala hal tentang pekerjaan, termasuk tentang kekesalan yang terjadi di dalam kantor. Selain itu, saat melakukan sesi 'curhat' ini, sebaiknya dilakukan di luar area kantor. Ini untuk menghindari gosip dan gunjingan dari rekan kerja yang lain.

  1. Mencari dukungan emosi dari orang terdekat

Saat kamu merasa sulit untuk mengembalikan emosi dari rasa marah, kamu bisa mencari orang terdekat seperti sahabat atau keluarga untuk menghibur. Mungkin kamu tidak butuh kata-kata untuk dihibur, tetapi membutuhkan pelukan untuk bisa meluapkan emosi. Bertemu teman untuk melepas lelah dengan bersenda gurau juga baik untuk meluapkan amarah itu.

  1. Beristirahatlah sejenak

Saat kemarahanmu benar-benar intens dan sulit untuk menenangkan diri sambil bekerja, kamu bisa beristirahat sejenak dari situasi itu. Kamu bisa berjalan keluar dan ke kedai kopi terdekat. Sambil berjalan kamu bisa menenangkan dirimu dan mengecek media sosial dengan konten yang menghibur. Kamu bisa keluar dari batas ruang kantor sehingga sedikit lega dan bisa mengambil jeda. 

Sobat, perasaan marah memang tidak bisa kita atur kapan datangnya, tapi kita bisa berusaha untuk mengendalikannya. Setiap kali rasa itu datang, ada baiknya kita menerima adanya rasa itu dan jangan ditolak, ya.

Gabrielle

Gabrielle

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel