Tips agar Dapat Melakukan Argumen Sehat dengan Pasangan

Copy to clipboard copy-link
Tips agar Dapat Melakukan Argumen Sehat dengan Pasangan

Sobat Souja, komunikasi bersama pasangan adalah salah satu kunci kelancaran hubungan. Namun, hal ini yang terkadang sulit sehingga menimbulkan beda pendapat dan salah paham.

Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam hubungan dengan pasangan asal tidak berkembang menjadi konflik yang tidak sehat. Yuk, simak tips mengubah beda pendapat ini menjadi argumen yang sehat.

  1. Bedakan antara pikiran dan perasaan

 

Saat kamu berkonflik dengan pasangan, janganlah kamu mencampur adukkan pikiran dan perasaanmu. Dilansi Minrd Body Green, Jessa Zimmerman, Konselor Pasangan Berlisensi, mengatakan bahwa kamu harus mengenali perbedaan antara perasaan dan pikiran itu.

Perasaan adalah emosi yang terdiri dari, yaitu sedih, marah, senang, dan takut. Sedangkan, pikiran hanyalah perspektifmu terhadap suatu situasi yang justru bisa membuat konflik karena kamu berasumsi tanpa mengomunikasikan kepada pasangan.

  1. Pahami reaksimu dalam menghadapi suatu konflik

 

Setiap orang dipengaruhi oleh pengalamannya dalam menanggapi konflik dengan pasangan. Zimmerman menjelaskan bahwa pikiran dan perasaanmu adalah akibat langsung dari caramu dibesarkan dan memandang sesuatu. Saat kamu bisa memahami bagaimana kamu bereaksi menghadapi konflik, komunikasikanlah dengan pasangan sehingga ia mengerti keadaanmu agar tidak salah paham.

 [IKLAN]

  1. Memberi tanggapan setelah berempati terhadap keadaan pasangan

 

Ketika pasanganmu kesal, berempatilah padanya dan pahami dulu keadaannya.  Zimmerman menyarankanmu untuk mencoba memahami dari sudut pandang pasanganmu, setelahnya kamu baru menanggapi kekesalannya. Ini juga membantumu meredam rasa kesalmu agar tidak turut terbawa dan menambah kesalahpahaman.

  1. Tetap saling mendengarkan dan memberi tanggapan balik

 

Saat berkonflik, kamu pasti sulit untuk bisa mendengarkan pasangan dengan baik. Dilansir NYC Therapy, Brad Brenner, Psikolog dan Terapis Pernikahan dan Hubungan, menyarankan saat berbicara dengan pasangan tentang hal yang penting, cobalah untuk mendengarkan secara aktif. Dengan cara ini, kamu bisa memahami pasangan lebih baik lagi dan bisa merespon permasalahan dengan kepala dingin.

  1. Gunakan pandanganmu agar tidak terkesan menyalahkan pasangan

 

Saat berargumen, kamu sebaiknya menggunakan perspektifmu dan tidak menyalahkan pasanganmu. Brenner menyarankan untuk melakukan ini agar kamu tetap bisa menyampaikan keinginanmu kepada pasangan tanpa terkesan membela diri. Kamu tetap bisa mengekspresikan bagaimana hal yang kamu tidak suka tentang pasangan dapat mempengaruhimu. Kamu juga bisa menyampaikan maaf saat kamu melakukan kesalahan.

 

Tips ini bisa kamu gunakan untuk mengubah beda pendapat menjadi argumen yang lebih sehat dengan pasangan. Selain itu, supaya konflik tidak berlarut-larut dalam hubunganmu.

Gabrielle Marsha

Gabrielle Marsha

Artikel Terkait

Rekomendasi Artikel